5 Faktor yang Membuat Nyamuk Lebih Menyukai Anda


Musim kemarau, nyamuk bertambah banyak. Meski Anda sudah memasang kelambu dan menyemprot semua ruangan, tetap saja nyamuk punya cara untuk masuk. Semua anggota keluarga terkena gigitannya tapi ada satu orang yang paling nyamuk sukai, yaitu Anda!

Menurut Joseph Conlon, penasehat teknis American Mosquito Control Association dan Dr. Marie Jhin, ahli kesehatan kulit di San Francisco, inilah lima sebab nyamuk sangat menyukai Anda.

1. Genetika

Sebagian besar infeksi virus Japanese Encephalitis ringan menunjukkan gejala seperti demam, sakit kepala atau bahkan beberapa gejala yang tidak jelas. Pada infeksi yang parah, gejala yang dimunculkan seperti demam tinggi, sakit kepala, leher kaku, tidak sadarkan diri, koma, kejang, lumpuh dan bahkan kematian.

Ensefalitis Jepang baru-baru ini telah menyebabkan sejumlah kematian di beberapa negara. Ini adalah penyakit dengan virus yang mempengaruhi membran di sekitar otak dan ditandai oleh gejala sakit kepala ringan dan demam. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, gelaja Ensefalitis Jepang meliputi:

2. Anda Bernafas

Nyamuk juga suka pada manusia dengan level metabolik tubuh yang tinggi karena mereka memroduksi lebih banyak karbondioksida. Inilah mengapa wanita hamil lebih banyak digigit nyamuk, karena mereka bernapas lebih berat dan lebih sering, kata Colon.

Ini juga jawaban mengapa nyamuk lebih hobi berkerebung di dekat pria daripada wanita. Rata-rata pria bertubuh lebih besar sehingga lebih banyak menghasilkan karbondioksida. Nyamuk diciptakan untuk bisa mendeteksi manusia melalui senyawa itu.

3. Berkeringat

Nyamuk tertarik pada bakteri atau senyawa yang hidup di keringat Anda, salah satunya asam laktat. Nyamuk juga dapat mendeteksi panas tubuh yang disimpan oleh pakaian berwarna gelap dan dihasilkan oleh gerakan Anda, demikian menurut Jhin.

4. Parfum Beraroma Tumbuhan

Ini belum terbukti secara ilmiah, Conlon berspekulasi bahwa aroma bunga cenderung menarik nyamuk karena sumber energi utama mereka adalah bunga, bukan darah. Satu-satunya nyamuk yang membutuhkan darah nyamuk betina, yang menggunakannya sebagai sumber protein untuk menghidupi telur mereka. Nyamuk jantan tidak menggigit sama sekali, kata Conlon.

5. Lupa mengoleskan losion antinyamuk di bagian tubuh yang disukai nyamuk

Nyamuk tertarik pada area yang banyak pembuluh darahnya. Juga tubuh bagian bawah, seperti kaki. Meski begitu, tetap jangan lupa oleskan antinyamuk ke kaki bagian atas. Anda mungkin berpikir nyamuk lebih tertarik pada lutut dan buku-buku jari Anda. Itu tidak sepenuhnya benar. Nyamuk juga suka area persendian. Menurut Jhin, di area itu banyak tersembunyi pembuluh darah dan memiliki banyak ujung saraf.

Jangan menggaruk bekas gigitan nyamuk, agar tidak merusak kulit. Tempelkan kantung teh bekas yang sudah didinginkan pada bagian tubuh yang digigit. Atau, minum obat antihistamin bagi Anda yang sensitif atau alergi gigitan nyamuk.

"Antihistamin berguna untuk melawan histamin yang dilepas tubuh sebagai reaksi terhadap gigitan nyamuk. Teh mengandung tanin yang merupakan zat yang menarik keluar cairan yang dikeluarkan nyamuk saat menggigit," kata Jhin.

Upaya terakhir adalah mengoleskan bawang putih (belah terlebih dulu) ke seluruh tubuh. Nyamuk tidak suka baunya, kata Conlon. Tapi tentu saja, Anda pun pasti tidak menyukainya.

Sumber : 5 Faktor yang Membuat Nyamuk Lebih Menyukai Anda